APA ITU JARINGAN KOMPUTER? BESERTA OSI 7 LAYER

JARINGAN KOMPUTER

Apa itu Jaringan Komputer?

Jaringan komputer adalah jaringan yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data, perangkat lunak komputer sampai dengan aplikasi. Dengan adanya jaringan komputer ini menjadikan penggunaanya bisa berinteraksi atau berkomunikasi dengan pengguna lain.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jaringan komputer adalah sekelompok komputer dan perangkat terkait yang dihubungkan dengan fasilitas komunikasi.

Syarat agar bisa terjadi komunikasi

  • Pengirim

  • Penerima

  • Media (contoh: kabel, wireless)

  • Informasi (data)

  • Aturan (Protokol)

Jaringan komputer bekerja dengan cara perangkaian beberapa komputer dengan suatu penghubung yang dinamakan node. Node ini bisa berupa modem, hub, switch dan peralatan komunikasi data atau data communication equipment atau data terminal equipment (DTE). 

Node memiliki peran penting dalam sebuah jaringan komputer karena ia berfungsi untuk mengikuti seperangkat aturan atau protokol dan menentukan cara mengirim atau menerima data melalui tautan.

Empat hal yang utama dalam jaringan komputer adalah komponen fisik jaringan organisasi fungsional, protokol, dan prosedur. Setelah tertata dan terangkai, maka jaringan komputer bisa digunakan secara terintegrasi.

Osi Layer

Pengertian Osi Layer

Open System Interconnection (OSI) adalah kerangka kerja yang memungkinkan terjadinya komunikasi antar komputer menggunakan protokol standar, seperti TCP/IP. Model ini adalah hasil rancangan dari International Organization for Standardization (ISO).

Dengan adanya standar tersebut, maka komputer atau perangkat yang memiliki perbedaan cara komunikasi pun tetap bisa bertukar data dan informasi. Tujuan OSI Layer adalah sebagai rujukan agar aplikasi atau produk bersifat interpolate, sehingga user bisa bekerja sama dengan sistem tanpa penanganan khusus. 

Fungsi Osi Layer

Fungsi utamanya yaitu untuk memudahkan setiap proses dalam jaringan komputer, pembuatan PC dan pengembangan software tanpa pengaturan khusus. Namun, dalam praktiknya tidak semua developer menerapkan protokol ini karena bisa saja developer menggunakan protokol yang lebih sederhana. 

Namun, fungsi OSI Layer tetap berguna terutama saat melacak permasalahan yang terjadi akibat fungsi jaringan yang mengalami error. Cara kerjanya dengan pencarian titik awal permasalahan untuk melacak masalah jaringan dengan waktu yang lebih singkat. 

Osi 7 Layer


OSI (Open Systems Interconnection) model adalah sebuah konsep yang digunakan untuk menggambarkan dan menjelaskan cara komunikasi jaringan komputer bekerja. Model ini terdiri dari tujuh lapisan yang mewakili fungsi-fungsi yang berbeda dalam proses komunikasi data antara dua perangkat dalam jaringan. Berikut adalah penjelasan singkat tentang setiap lapisan dari atas ke bawah:

  1. Application Layer (Lapisan Aplikasi): Ini adalah lapisan teratas dalam model OSI dan merupakan lapisan tempat aplikasi berkomunikasi dengan jaringan. Ini mencakup protokol-protokol seperti HTTP, FTP, SMTP, dan lainnya. Lapisan paling atas ini berhubungan secara langsung dengan pengguna. Sebab, lapisan Application merupakan prosedur untuk menyambungkan komunikasi dari perangkat

  2. Presentation Layer (Lapisan Presentasi): Lapisan ini bertanggung jawab untuk mengubah format data agar dapat dipahami oleh aplikasi yang berbeda. Lapisan Presentation berperan untuk mempersiapkan data agar bisa cocok dengan program tertentu. Sehingga, program bisa memahami dan mengakses data tersebut. Layer ini juga menjadi penerjemah bahasa yang berbeda antara dua perangkat komputerIni termasuk enkripsi, kompresi, dan konversi karakter.

  3. Session Layer (Lapisan Sesi): Lapisan ini menangani pembentukan, pemeliharaan, dan penghentian sesi komunikasi antara dua perangkat. Ini juga mengelola kontrol dialog dan sinkronisasi antara aplikasi. Session akan memastikan saluran tetap terbuka saat proses pengiriman data, lalu akan menutupnya jika proses pengiriman atau komunikasi tersebut sudah berakhir. Selain itu, layer ini juga berperan sebagai pengatur checkpoint selama proses transfer data berlangsung. Jika session terganggu, maka perangkat akan melanjutkan transfer data berdasarkan checkpoint yang terakhir. 

  4. Transport Layer (Lapisan Transportasi): Ini adalah lapisan yang menyediakan mekanisme untuk transfer data antara dua perangkat yang berkomunikasi. Ini memecah data menjadi paket-paket yang lebih kecil dan memastikan pengiriman yang andal dan urutan yang benar. Cara kerjanya mulai dari mengambil data dari layer sebelumnya, kemudian melanjutkan penyaluran data ke lapisan berikutnya dan memastikan bahwa data yang terkirim sudah lengkap. Selain itu, Transport juga mengendalikan alur komunikasi jika terdapat dua perangkat yang memiliki kecepatan internet berbeda sehingga keduanya bisa saling mengoptimalkan. 

  5. Network Layer (Lapisan Jaringan): Lapisan ini bertanggung jawab untuk mengarahkan data melalui jaringan. Ini menggunakan alamat logis untuk mengirim paket data dari satu perangkat ke perangkat lain dalam jaringan. Layer Network memberikan jalur pertukaran informasi namun tidak perlu jika perangkat masih berada dalam jaringan yang sama. Lapisan ini menyalurkan data dari perangkat sumber dengan cara membagi menjadi paket-paket kecil.

  6. Data Link Layer (Lapisan Tautan Data): Ini mengatur aliran data antara perangkat dalam satu jaringan fisik dan mendeteksi serta memperbaiki kesalahan yang mungkin terjadi pada tingkat fisik. Tugasnya hampir sama dengan lapisan Network dan Transport, namun masih dalam internal satu jaringan saja. 

  7. Physical Layer (Lapisan Fisik): Ini adalah lapisan terbawah dalam model OSI dan mengatur transmisi bit melalui media fisik, seperti kabel atau gelombang radio. Lapisan ini menentukan cara bit data dikirimkan melalui media fisik, seperti kabel tembaga atau serat optik. Physical yang mencakup segala perangkat pertukaran informasi, termasuk dalam hal menekan tombol, kabel, konektor, dan perangkat keras jaringan lainnya.

Setiap lapisan berfungsi secara independen satu sama lain, tetapi mereka juga saling bergantung untuk menyediakan komunikasi yang efisien antara perangkat dalam jaringan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabling